ranioneal

look and feel

" 27 Steps of May "

 27 Steps of May

Tayang tanggal 27 April 2019, film 27 Steps Of May cukup menarik perhatian karena mengangkat isu yang jarang dibahas yakni kekerasan seksual. Dilansir oleh imdb, film ini meraih 8.5/10 review penonton. Diperankan oleh Raihaanun dan Lukman Sardi, film ini dapat membuat orang tersentuh dan tercengang dalam waktu yang bersamaan. 27 Steps of May sudah diputar di berbagai festival film internasional dan telah menyabet empat penghargaan, yaitu Film terbaik di Golden Hanoman Award, Film Panjang Asia Terbaik di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2018, serta Penulis Skenario Pilihan Tempo untuk Rayya Makarim, dan Aktris Pilihan Tempo untuk Raihanuun di ajang Festiva Film Tempo 2018.
 27 Steps of May

Sutradara Ravi Bharwani mengadaptasi naskah yang ditulis secara apik oleh Rayya Makarim menjadi sebuah petualangan yang penuh emosi dan pergulatan batin. Film diawali oleh May (Raihanuun) yang sedang menikmati hiburan pasar malam. May yang saat itu masih mengenyam bangku Sekolah Menengah Pertama mengalami pemerkosaan oleh para preman yang meninggalkan trauma sangat mendalam di benaknya. May pulang dengan seragan compang-camping dan luka yang tidak bisa ia ungkapkan atau lupakan. Sang Bapak (Lukman Sardi) merasa gagal melindungi anak putri satu-satunya ini dan terus-menerus menyalahkan dirinya sendiri dan meluapkan emosinya di ring tinju. May pun melanjutkan hidup dengan berbagai beban mental yang menghambat hidupnya dan hidup ayahnya.
 27 Steps of May
 27 Steps of May
 27 Steps of May

Ia takut untuk berinteraksi dengan semua orang, tidak berani keluar dari kamarnya, dan menjaga rutinitas yang ketat untuk membuat mentalnya stabil. Ia terus menerus hidup dengan kondisi tersebut dan menutup segala bentuk komunikasi dengan dunia luar.
 27 Steps of May
 27 Steps of May

“27 Steps of May” bagaikan gerbang yang mengantar penonton Indonesia untuk memahami seorang penderita mental illness. Trauma yang dialaminya begitu berat hingga mengacaukan segala bentuk komunikasi sosial yang harusnya bisa berfungsi secara normal di usia dewasa. Rayya Makarim secara cermat merangkai seorang karakter kompleks yang tidak hanya mengalami satu spektrum mental illness, sesuatu yang jarang ditemukan di film Indonesia. Terkadang penggambaran penderita mental illness di berbagai film Indonesia secara dangkal ditunjukkan lewat adegan-adegan cliché, namun tidak dengan May di film ini. Karakter May secara meyakinkan menunjukkan berbagai kendala emosional yang tidak bisa diubah secara mudah dan bahkan bisa membekas selamanya.

Source :
https://www.idntimes.com/hype/entertainment/stella/review-film-27-steps-of-may-hidup-dalam-trauma-usai-pemerkosaan/full
https://thedisplay.net/2019/05/05/review-27-steps-of-may-movie/
https://www.imdb.com/title/tt9695156/

  • Artikel (Film)dari kategori yang sama
    Oldboy
    Oldboy(2019-07-15 15:18)

    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    " 27 Steps of May "
      Komentar(0)